Resume Buku Api Sejarah

Nama : Sintia Intan Agsari (G84170001)

Judul Buku : Api Sejarah

Pengarang : Ahmad Mansur Suryanegara

Tebal buku : 582 halaman

Penerbit : Salamadani

     Menceritakan mengenai kisah nama pelabuhan Fathan Mubinan yang diambil dari Alquran dan perjuangan penumpasan imperialis Barat. Perjuangan dakwah wirausahawan dan ulama yang berawal dari masjid dan pasar serta berkat perjuangan ulama sehingga Indonesia memiliki bahasa, bendera, dan tentara Nasional. Membuka tentang masalah waktu masuknya Islam di Indonesia pada abad ke 7 dan dimundurkan menjadi abad ke 13. Kekuatan penyebaran islam yang sangat kuat melalui penguasaan pasar, masjid pendidikan, politik, kemaritiman hingga kesadaran hukum. Betapa besar perjuangan ulama dalam menjangkau wilayah Indonesia dimana matahari harus terbit tiga kali dalam WIB, WITA, dan WIT. Membedah teori tentang masuknya Islam dari gujarat, Mekkah, Persia, maupun China. Realitas Islam yang sama sekali tidak mengenal pemaksaan dengan pedang. Tentang fakta-fakta kolonial Belanda yang memberi fasilitas kepada bangsawan dan pesantren sebagai sasaran serangannya. Sudah saatnya kita meneliti ulang sejarah . Terlalu lama umat disuguhkan kisah-kisah bohong yang melahirkan perpecahan berkepanjangan. Sayangnya sekarang para da’i lebih reaktif pada masalah fiqh saja tanpa memperhatikan lagi pada sejarah-sejarah para pendahulunya. Naskah-naskah Islam dan masjid yang besarterkadang sudah tidak dinilai lagi sebagai bukti keberhasilan Islam dalam keberadaban bangsa. Betapa indahnya cara penulis sejarah barat yang menutupi sejarah dirinya sebagai syarrul Bariyah (politik biadab) . Pujian heroik tentang kepahlawanan bangsa barat dan pendekar demokrasi, namun tidak pernah dituliskan dalam sejarahnya sebagai tindakan tersembunyi yang biadab ketika seluruh potensi imperialisme barat diarahkan untuk kehancuran Islam. Pesan moral nya bukalah mata hati kembali untuk mencari bukti-bukti sejarah asli. Inilah sebuah buku yang berani membongkar deislamisasi penulisan sejarah bangsa Indonesia.

Comments

Popular posts from this blog